<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jakartalloyd Archives - Tren harapan</title>
	<atom:link href="https://trenharapan.com/tag/jakartalloyd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://trenharapan.com/tag/jakartalloyd/</link>
	<description>Portal Informasi Terbaru Penuh Harapan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 20:33:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://trenharapan.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-cropped-trenharapan.com_-32x32.png</url>
	<title>jakartalloyd Archives - Tren harapan</title>
	<link>https://trenharapan.com/tag/jakartalloyd/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Danantara Pertimbangkan Penutupan PT INTI, BUMN Telekomunikasi yang Pernah Berjaya</title>
		<link>https://trenharapan.com/danantara-pertimbangkan-penutupan-pt-inti-bumn/ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Budi Santoso]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 20:33:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[beritabumn]]></category>
		<category><![CDATA[beritaekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[bumnindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bumnteknologi]]></category>
		<category><![CDATA[danantara]]></category>
		<category><![CDATA[donyoskaria]]></category>
		<category><![CDATA[EkonomiIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[holdingbumn]]></category>
		<category><![CDATA[industriteknologi]]></category>
		<category><![CDATA[infrastrukturtelekomunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[jakartalloyd]]></category>
		<category><![CDATA[kompastekno]]></category>
		<category><![CDATA[krakatausteel]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaannegara]]></category>
		<category><![CDATA[ptinti]]></category>
		<category><![CDATA[ptintiditutup]]></category>
		<category><![CDATA[reformasibumn]]></category>
		<category><![CDATA[teknologiindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[telekomunikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://trenharapan.com/?p=2351</guid>

					<description><![CDATA[<p>TrenHarapan &#8211; PT Industri Telekomunikasi Indonesia atau PT INTI kembali menjadi sorotan setelah Danantara membuka opsi untuk menutup perusahaan BUMN legendaris tersebut. Kabar ini cukup mengejutkan karena PT INTI pernah menjadi salah satu pemain utama dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi nasional. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1974 itu sempat berjaya dan menguasai sebagian besar pasar perangkat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://trenharapan.com/danantara-pertimbangkan-penutupan-pt-inti-bumn/ekonomi/">Danantara Pertimbangkan Penutupan PT INTI, BUMN Telekomunikasi yang Pernah Berjaya</a> appeared first on <a href="https://trenharapan.com">Tren harapan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><em><a href="/">TrenHarapan</a></em></strong> &#8211; PT Industri Telekomunikasi Indonesia atau PT INTI kembali menjadi sorotan setelah Danantara membuka opsi untuk menutup perusahaan BUMN legendaris tersebut. Kabar ini cukup mengejutkan karena PT INTI pernah menjadi salah satu pemain utama dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi nasional. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1974 itu sempat berjaya dan menguasai sebagian besar pasar perangkat telekomunikasi di Indonesia. Namun perubahan industri, tekanan bisnis, dan masalah tata kelola membuat kondisi perusahaan terus mengalami penurunan. Kini, masa depan PT INTI berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian setelah muncul wacana likuidasi dari Danantara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Danantara Menyebut PT INTI Berpotensi Ditutup</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana penutupan PT INTI disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria. Dalam acara Jogja Financial Festival 2026, Dony menyebut ada sejumlah BUMN yang mengalami masalah serius akibat tata kelola yang tidak optimal. Salah satu perusahaan yang disebut secara langsung adalah PT INTI. Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik karena PT INTI dikenal sebagai salah satu BUMN teknologi paling legendaris di Indonesia. Wacana penutupan ini menunjukkan bahwa pemerintah mulai mengambil langkah tegas terhadap perusahaan negara yang terus mengalami tekanan bisnis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">PT INTI Pernah Menjadi Tulang Punggung Telekomunikasi Nasional</h2>



<p class="wp-block-paragraph">PT INTI memiliki sejarah panjang dalam perkembangan industri telekomunikasi Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada 30 Desember 1974 dan menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur komunikasi nasional. Pada era 1985 hingga 1998, PT INTI bahkan dipercaya pemerintah sebagai pemasok tunggal Sentral Telepon Digital Indonesia atau STDI. Pada masa kejayaannya, perusahaan tersebut menguasai sekitar 60 persen pangsa pasar infrastruktur telekomunikasi nasional. Keberhasilan itu menjadikan PT INTI sebagai simbol kekuatan industri teknologi dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em>Baca Juga : <a href="https://faktasehari.com/kesehatan/sering-haid-tidak-teratur-salah-satu-tanda-pcos/">Sering Haid Tidak Teratur? Bisa Jadi Ini Salah Satu Tanda PCOS</a></em></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Perubahan Industri Membuat PT INTI Kehilangan Dominasi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan teknologi global dan perubahan industri telekomunikasi membuat posisi PT INTI semakin sulit dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan dengan perusahaan swasta dan produk luar negeri menjadi tantangan besar yang tidak mudah dihadapi. Transformasi teknologi yang berjalan sangat cepat juga membuat perusahaan harus beradaptasi dengan model bisnis baru. Sayangnya, PT INTI dinilai tidak mampu bergerak cukup cepat untuk mengikuti perubahan tersebut. Kondisi inilah yang perlahan membuat dominasi perusahaan terus menurun.</p>



<h2 class="wp-block-heading">PT INTI Masih Memiliki Berbagai Lini Bisnis Teknologi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Meski menghadapi tekanan besar, PT INTI sebenarnya masih menjalankan sejumlah lini bisnis teknologi hingga saat ini. Perusahaan memproduksi kabel serat optik, smart energy devices, hingga tabung LPG composite. Selain itu, PT INTI juga merakit perangkat broadband, kartu cerdas, dan berbagai produk teknologi lainnya. Aktivitas bisnis tersebut menunjukkan bahwa perusahaan masih berupaya bertahan di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Namun berbagai lini bisnis tersebut tampaknya belum cukup untuk mengembalikan kondisi perusahaan ke masa kejayaannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tata Kelola BUMN Dinilai Menjadi Masalah Utama</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Dony Oskaria, salah satu penyebab utama banyak BUMN mengalami masalah adalah sistem pengelolaan yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap perusahaan negara berdiri secara terpisah tanpa mekanisme kuat untuk saling membantu ketika mengalami kesulitan. Akibatnya, proses perbaikan perusahaan menjadi lebih sulit dilakukan. Situasi tersebut juga dialami oleh PT INTI yang menghadapi tekanan bisnis cukup berat dalam beberapa tahun terakhir. Kurangnya sinergi antar-BUMN dianggap menjadi salah satu faktor yang memperlambat proses pemulihan perusahaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Danantara Hadir untuk Konsolidasi Seluruh BUMN</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Danantara disebut sebagai solusi untuk memperbaiki sistem pengelolaan BUMN di Indonesia. Melalui konsep holding company, seluruh BUMN akan dikonsolidasikan dalam satu sistem yang lebih terintegrasi. Dengan cara ini, perusahaan yang sehat diharapkan dapat membantu BUMN lain yang sedang mengalami masalah. Danantara juga ingin menciptakan tata kelola yang lebih efisien dan terkoordinasi. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penyehatan perusahaan negara yang selama ini mengalami tekanan keuangan maupun operasional.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutupan PT INTI Menjadi Simbol Transformasi BUMN</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jika benar ditutup, PT INTI akan menjadi salah satu simbol besar transformasi BUMN di Indonesia. Pemerintah tampaknya mulai berani mengambil keputusan sulit terhadap perusahaan negara yang dianggap tidak lagi mampu bersaing secara sehat. Langkah ini memang dapat memicu perdebatan karena PT INTI memiliki sejarah panjang dalam industri teknologi nasional. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus memastikan bahwa pengelolaan BUMN berjalan lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan. Keputusan terhadap PT INTI akan menjadi ujian penting bagi arah kebijakan Danantara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">BUMN Lain Juga Pernah Mengalami Tekanan Berat</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selain PT INTI, Dony Oskaria juga menyinggung sejumlah BUMN lain yang sempat mengalami kondisi berat. Nama seperti PT Jakarta Lloyd dan PT Krakatau Steel disebut pernah menghadapi tekanan bisnis yang cukup serius. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan BUMN bukan hanya terjadi pada satu sektor tertentu saja. Banyak perusahaan negara harus menghadapi perubahan pasar, persaingan global, dan tantangan manajemen internal secara bersamaan. Karena itu, reformasi pengelolaan BUMN dinilai menjadi langkah yang semakin penting dilakukan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Masa Depan PT INTI Masih Menunggu Keputusan Final</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Meski wacana penutupan sudah muncul ke publik, hingga saat ini belum ada keputusan final terkait nasib PT INTI. Pemerintah dan Danantara kemungkinan masih akan melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kondisi perusahaan. Banyak pihak berharap PT INTI tetap bisa diselamatkan mengingat sejarah dan kontribusinya terhadap industri telekomunikasi Indonesia. Namun jika kondisi perusahaan dinilai sudah terlalu sulit dipulihkan, opsi likuidasi bisa saja benar-benar dilakukan. Apa pun keputusan akhirnya, nasib PT INTI akan menjadi perhatian besar dalam perjalanan reformasi BUMN Indonesia ke depan.</p>
<p>The post <a href="https://trenharapan.com/danantara-pertimbangkan-penutupan-pt-inti-bumn/ekonomi/">Danantara Pertimbangkan Penutupan PT INTI, BUMN Telekomunikasi yang Pernah Berjaya</a> appeared first on <a href="https://trenharapan.com">Tren harapan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
