<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bankindonesia Archives - Tren harapan</title>
	<atom:link href="https://trenharapan.com/tag/bankindonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://trenharapan.com/tag/bankindonesia/</link>
	<description>Portal Informasi Terbaru Penuh Harapan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 03:48:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://trenharapan.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-cropped-trenharapan.com_-32x32.png</url>
	<title>bankindonesia Archives - Tren harapan</title>
	<link>https://trenharapan.com/tag/bankindonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rupiah Kembali Melemah, Sentuh Level Rp16.970 per Dolar AS</title>
		<link>https://trenharapan.com/rupiah-kembali-melemah-sentuh-level-rp16-970-per-dolar-as/ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tren Harapan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 03:48:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bankindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[beritaekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[dolaramerika]]></category>
		<category><![CDATA[dolaras]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomiglobal]]></category>
		<category><![CDATA[EkonomiIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[hargaminyak]]></category>
		<category><![CDATA[kursrupiah]]></category>
		<category><![CDATA[nilaitukarrupiah]]></category>
		<category><![CDATA[pasarke uangan]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakanrupiah]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[valutaasing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://trenharapan.com/?p=2230</guid>

					<description><![CDATA[<p>TrenHarapan &#8211; Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada awal perdagangan pekan ini. Pada Senin (16/3) pagi, rupiah tercatat berada di posisi Rp16.970 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan bahwa mata uang Garuda melemah sekitar 12 poin atau 0,07 persen dibandingkan posisi pada perdagangan sebelumnya. Pelemahan ini menandakan bahwa tekanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://trenharapan.com/rupiah-kembali-melemah-sentuh-level-rp16-970-per-dolar-as/ekonomi/">Rupiah Kembali Melemah, Sentuh Level Rp16.970 per Dolar AS</a> appeared first on <a href="https://trenharapan.com">Tren harapan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><em><a href="/">TrenHarapan</a></em></strong> &#8211; Nilai tukar <strong>rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)</strong> kembali mengalami tekanan pada awal perdagangan pekan ini. Pada <strong>Senin (16/3) pagi</strong>, rupiah tercatat berada di posisi <strong>Rp16.970 per dolar AS</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut menunjukkan bahwa mata uang Garuda melemah sekitar <strong>12 poin atau 0,07 persen</strong> dibandingkan posisi pada perdagangan sebelumnya. Pelemahan ini menandakan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di tengah berbagai sentimen global dan domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, kondisi pasar keuangan global yang masih dipenuhi ketidakpastian juga ikut memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pergerakan Mata Uang Asia Bervariasi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Di kawasan Asia, pergerakan nilai tukar mata uang terlihat <strong>bervariasi</strong> pada perdagangan hari ini. Beberapa mata uang mengalami penguatan, sementara yang lain justru melemah terhadap dolar AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh, <strong>yen Jepang</strong> tercatat menguat sekitar <strong>0,18 persen</strong>. Sementara itu, <strong>yuan China</strong> juga mencatatkan penguatan tipis sebesar <strong>0,06 persen</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, beberapa mata uang regional mengalami pelemahan. <strong>Baht Thailand</strong> turun sekitar <strong>0,38 persen</strong>, sedangkan <strong>peso Filipina</strong> melemah <strong>0,21 persen</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, <strong>won Korea Selatan</strong> justru menguat sekitar <strong>0,12 persen</strong> terhadap dolar AS.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dolar Singapura dan Hong Kong Bergerak Tipis</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pergerakan mata uang di kawasan Asia Tenggara dan wilayah finansial Asia lainnya juga relatif terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dolar Singapura</strong> tercatat menguat tipis sebesar <strong>0,02 persen</strong> pada pembukaan perdagangan pagi ini. Sebaliknya, <strong>dolar Hong Kong</strong> justru melemah sekitar <strong>0,03 persen</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fluktuasi yang relatif kecil ini menunjukkan bahwa pasar keuangan regional masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari berbagai sentimen global yang memengaruhi pasar mata uang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><em><a href="https://faktasehari.com/tekno/elon-musk-perkenalkan-macrohard-proyek-ai-tesla-dan-xai/">Baca Juga : Elon Musk Perkenalkan “Macrohard”, Proyek AI Tesla dan xAI yang Sindir Microsoft</a></em></strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">Mata Uang Negara Maju Kompak Menguat</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan beberapa mata uang Asia yang bergerak campuran, sejumlah <strong>mata uang utama negara maju</strong> justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misalnya, <strong>euro Eropa</strong> tercatat naik sekitar <strong>0,25 persen</strong>. Selain itu, <strong>poundsterling Inggris</strong> juga menguat sekitar <strong>0,19 persen</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, <strong>franc Swiss</strong> turut menguat sekitar <strong>0,18 persen</strong> dalam perdagangan pagi ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, mata uang komoditas seperti <strong>dolar Australia</strong> dan <strong>dolar Kanada</strong> juga mencatatkan penguatan masing-masing sebesar <strong>0,39 persen</strong> dan <strong>0,05 persen</strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Konflik Timur Tengah Tekan Pergerakan Rupiah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Analis Mata Uang dari <strong>Doo Financial Futures</strong>, <strong>Lukman Leong</strong>, menilai bahwa pelemahan rupiah saat ini tidak lepas dari tekanan global, khususnya konflik yang masih memanas di kawasan <strong>Timur Tengah</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, ketegangan geopolitik tersebut mendorong <strong>lonjakan harga minyak dunia</strong>. Kondisi ini pada akhirnya memberi tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain faktor global, Lukman juga menyoroti adanya sentimen dari dalam negeri yang ikut memengaruhi pergerakan rupiah.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Isu Kebijakan Fiskal Turut Membebani Rupiah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Selain faktor geopolitik, Lukman menilai wacana pemerintah terkait kebijakan fiskal juga menjadi perhatian pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah disebut sedang mempertimbangkan opsi untuk menerbitkan <strong>Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu)</strong> yang memungkinkan pelebaran <strong>defisit APBN lebih dari 3 persen</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Isu tersebut dinilai dapat memicu kekhawatiran di pasar keuangan, sehingga menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, Lukman memperkirakan <strong>Bank Indonesia (BI)</strong> akan kembali melakukan langkah intervensi di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran yang relatif terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah berada di rentang <strong>Rp16.900 hingga Rp17.000 per dolar AS</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pergerakan ini akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan kondisi geopolitik global serta respons kebijakan dari otoritas moneter dalam negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan berbagai sentimen yang masih berkembang, pelaku pasar diperkirakan akan tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di pasar valuta asing.</p>
<p>The post <a href="https://trenharapan.com/rupiah-kembali-melemah-sentuh-level-rp16-970-per-dolar-as/ekonomi/">Rupiah Kembali Melemah, Sentuh Level Rp16.970 per Dolar AS</a> appeared first on <a href="https://trenharapan.com">Tren harapan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Utang Luar Negeri Indonesia Turun Menjadi Rp7.148 T pada November 2025</title>
		<link>https://trenharapan.com/utang-luar-negeri-indonesia-turun-menjadi-rp7-148-t/ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tren Harapan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 16:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bankindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[defisitanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[ekonominasional]]></category>
		<category><![CDATA[pdbindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PertumbuhanEkonomi]]></category>
		<category><![CDATA[rasioulnterpdb]]></category>
		<category><![CDATA[utangluarnegeriindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[utangpemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[utangswasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://trenharapan.com/?p=2081</guid>

					<description><![CDATA[<p>TrenHarapan &#8211; Pada November 2025, Bank Indonesia (BI) mencatatkan penurunan utang luar negeri (ULN) Indonesia menjadi US$423,8 miliar, setara dengan Rp7.148,48 triliun (dengan kurs Rp16.867 per dolar AS). Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan Oktober 2025, yang tercatat US$424,9 miliar. Pelemahan Pertumbuhan Tahunan ULN Indonesia Secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,2 persen (yoy) pada November [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://trenharapan.com/utang-luar-negeri-indonesia-turun-menjadi-rp7-148-t/ekonomi/">Utang Luar Negeri Indonesia Turun Menjadi Rp7.148 T pada November 2025</a> appeared first on <a href="https://trenharapan.com">Tren harapan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><em><a href="/">TrenHarapan</a></em></strong> &#8211; Pada <strong>November 2025</strong>, <strong>Bank Indonesia (BI)</strong> mencatatkan penurunan <strong>utang luar negeri (ULN)</strong> Indonesia menjadi <strong>US$423,8 miliar</strong>, setara dengan <strong>Rp7.148,48 triliun</strong> (dengan kurs Rp16.867 per dolar AS). Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan <strong>Oktober 2025</strong>, yang tercatat <strong>US$424,9 miliar</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pelemahan Pertumbuhan Tahunan ULN Indonesia</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Secara tahunan, <strong>ULN Indonesia</strong> tumbuh <strong>0,2 persen (yoy)</strong> pada November 2025, lebih rendah dibandingkan dengan <strong>pertumbuhan 0,5 persen (yoy)</strong> pada bulan sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh <strong>perlambatan pertumbuhan sektor publik</strong> dalam utang luar negeri.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pergerakan ULN Pemerintah Indonesia</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi <strong>pemerintah</strong>, <strong>ULN</strong> tercatat <strong>US$209,8 miliar</strong> pada November 2025, turun dari <strong>US$210,5 miliar</strong> pada Oktober 2025. Secara tahunan, pertumbuhannya melambat dari <strong>4,7 persen (yoy)</strong> pada Oktober menjadi <strong>3,3 persen (yoy)</strong> pada November 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga : <strong><em><a href="https://faktasehari.com/kesehatan/olahraga-singkat-10-menit-dapat-aktifkan-sinyal-anti-kanker/">Olahraga Singkat 10 Menit Dapat Aktifkan Sinyal Anti-Kanker dalam Tubuh</a></em></strong></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pengelolaan ULN untuk Pembiayaan APBN</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Denny Prakoso</strong>, Direktur Eksekutif BI, menjelaskan bahwa <strong>ULN</strong> digunakan untuk <strong>membiayai program-program prioritas</strong> dalam <strong>Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)</strong>. Pemerintah tetap mengelola utang dengan cara yang <strong>terukur dan akuntabel</strong> untuk mendukung pembangunan dan memperkuat ekonomi nasional.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Penyebaran Penggunaan ULN di Berbagai Sektor</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan <strong>ULN pemerintah</strong> terbagi pada berbagai sektor, termasuk <strong>jasa kesehatan dan sosial</strong> (22,2 persen), <strong>administrasi pemerintah dan pertahanan</strong> (19,7 persen), serta <strong>pendidikan dan konstruksi</strong>. Mayoritas utang ini berbentuk <strong>utang jangka panjang</strong>, yang mencakup <strong>99,99 persen</strong> dari total <strong>ULN pemerintah</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Utang Luar Negeri Swasta Indonesia</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Pada <strong>November 2025</strong>, <strong>ULN swasta</strong> tercatat <strong>US$191,2 miliar</strong>, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan posisi <strong>Oktober 2025</strong>, yaitu <strong>US$191,7 miliar</strong>. Penurunan ini disebabkan oleh rendahnya kontraksi <strong>ULN perusahaan non-lembaga keuangan</strong> yang tercatat sebesar <strong>0,4 persen (yoy)</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Rasio ULN terhadap PDB Indonesia</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Rasio <strong>ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)</strong> turun menjadi <strong>29,3 persen</strong> pada November 2025, dibandingkan dengan <strong>29,4 persen</strong> pada Oktober 2025. Dominasi <strong>utang jangka panjang</strong> tetap terlihat dengan pangsa mencapai <strong>86,1 persen</strong> dari total <strong>ULN Indonesia</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Optimalkan Pemanfaatan ULN untuk Pembangunan</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">BI menekankan bahwa pengelolaan <strong>ULN</strong> harus terus dioptimalkan untuk mendukung <strong>pembangunan ekonomi nasional</strong>. <strong>ULN</strong> harus dimanfaatkan secara tepat untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mengurangi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.</p>
<p>The post <a href="https://trenharapan.com/utang-luar-negeri-indonesia-turun-menjadi-rp7-148-t/ekonomi/">Utang Luar Negeri Indonesia Turun Menjadi Rp7.148 T pada November 2025</a> appeared first on <a href="https://trenharapan.com">Tren harapan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
