Davide Tardozzi Tanggapi Tiga Kali Jatuhnya Marc Marquez di Tes Buriram MotoGP 2026
TrenHarapan – Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, memberikan respons atas tiga kecelakaan yang dialami Marc Marquez saat Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand. Insiden tersebut terjadi selama dua hari pengujian pada 21–22 Februari 2026.
Secara keseluruhan, Marquez sebenarnya tampil kompetitif. Pebalap berjuluk Baby Alien itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 28,836 detik dan mengakhiri tes di posisi ketiga. Namun demikian, tiga kali terjatuh dalam sesi berbeda sempat memunculkan tanda tanya terkait kesiapan sang pebalap menjelang seri pembuka.
Situasi itu membuat sebagian pengamat meragukan performa Marquez pada MotoGP Thailand 2026 yang akan digelar pada 27 Februari hingga 1 Maret. Meski begitu, Ducati memilih untuk tidak bereaksi berlebihan.
Ducati Tetap Tenang Hadapi Insiden
Alih-alih menunjukkan kekhawatiran, Davide Tardozzi justru menanggapi insiden tersebut dengan santai. Ia menegaskan bahwa kecelakaan saat tes tidak serta-merta memengaruhi performa Marquez di balapan sesungguhnya.
“Saya rasa itu tidak terlalu memengaruhi Marc jika dia terjatuh. Itu tidak berdampak pada performanya. Kami tahu Marc akan menjadi salah satu kandidat juara sejak balapan pertama,” ujar Tardozzi, dikutip dari Crash, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, tes pramusim memang menjadi momen bagi pembalap untuk mengeksplorasi batas motor. Oleh karena itu, risiko terjatuh merupakan bagian dari proses pengembangan dan pencarian setelan terbaik.
Musim Masih Panjang, Fokus Kumpulkan Poin
Lebih lanjut, Tardozzi juga menekankan bahwa hasil di seri pembuka tidak menentukan perebutan gelar juara dunia. Ia mengingatkan bahwa MotoGP 2026 masih menyisakan rangkaian balapan panjang.
“Siapa pun yang menang di sini tidak otomatis menjadi juara dunia. Musim masih sangat panjang, yang terpenting adalah mengumpulkan poin terlebih dahulu,” tegasnya.
Dengan pendekatan tersebut, Ducati tampaknya ingin menjaga stabilitas mental tim dan pembalap. Fokus utama mereka adalah konsistensi sepanjang musim, bukan sekadar hasil satu seri.
Ducati Puas dengan Performa Desmosedici GP26
Terlepas dari insiden yang menimpa Marquez, Tardozzi mengaku puas dengan perkembangan motor Desmosedici GP26. Menurutnya, hasil tes di Buriram mengonfirmasi sejumlah komponen yang sebelumnya diuji di Sepang.
“Kami cukup senang karena banyak komponen yang dipilih pembalap di Sepang kini terkonfirmasi di sini. Perkembangan motor terlihat jelas,” jelas Tardozzi.
Ia menyebut sektor aerodinamika dan sasis menjadi fokus utama peningkatan musim ini. Selain itu, Ducati juga melakukan penyempurnaan pada perangkat belakang guna meningkatkan stabilitas dan traksi.
Optimisme Ducati Menatap MotoGP Thailand 2026
Dengan berbagai pengujian yang telah dilakukan, Ducati menilai paket Desmosedici GP26 sudah berada di jalur yang tepat. Konfirmasi positif dari dua sirkuit berbeda menjadi sinyal bahwa pengembangan motor berjalan sesuai rencana.
Meski Marc Marquez mengalami tiga kali kecelakaan, Ducati tetap optimistis menyambut MotoGP Thailand 2026. Bagi Tardozzi dan timnya, insiden tersebut tidak mengurangi status Marquez sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.
Kini, perhatian tertuju pada balapan perdana di Buriram. Apakah Marquez mampu membayar lunas insiden di sesi tes? Jawabannya akan segera terungkap saat lampu start resmi dipadamkan.


