Cara Aman dan Efektif Membersihkan Dispenser Air yang Berlumut di Bagian Dalam

Cara Aman dan Efektif Membersihkan Dispenser Air yang Berlumut di Bagian Dalam

TrenHarapan – Dispenser air merupakan perangkat yang sangat penting, baik untuk rumah tangga maupun kantor. Alat ini memudahkan kita untuk mendapatkan air minum dengan cepat, terutama yang menggunakan galon. Namun, karena sifatnya yang sering lembap dan tertutup, dispenser rentan ditumbuhi lumut atau biofilm di bagian dalam tangki dan saluran airnya. Hal ini tentu dapat membahayakan kesehatan jika tidak segera dibersihkan.

Karena itu, membersihkan dispenser secara berkala adalah langkah penting untuk menjaga kualitas air yang dikonsumsi dan mencegah masalah kesehatan. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang cara membersihkan dispenser yang berlumut dengan aman dan efektif.

Penyebab Dispenser Menjadi Berlumut

Lumut pada dispenser muncul karena beberapa faktor, di antaranya kelembapan yang tinggi dan kurangnya sirkulasi udara di bagian dalam dispenser. Ketika air galon digunakan, sering kali terdapat sisa air yang mengendap dan tidak mengalir dengan sempurna. Ini menciptakan kondisi ideal bagi lumut atau biofilm untuk berkembang.

Selain itu, kebersihan galon dan lingkungan sekitar dispenser juga memengaruhi munculnya lumut. Galon yang tidak dicuci dengan baik sebelum dipasang bisa membawa kotoran, jamur, atau mikroorganisme lain ke dalam dispenser. Apalagi, jika dispenser jarang dibersihkan, lumut bisa tumbuh dalam waktu singkat, bahkan hanya dalam beberapa minggu.

Baca Juga : Tips Investasi Perak untuk Pemula yang Perlu Diketahui

Persiapan Alat dan Bahan Pembersih

Sebelum memulai pembersihan, siapkan alat dan bahan yang diperlukan. Anda akan membutuhkan sikat kecil dengan gagang panjang, spons, lap mikrofiber, dan sedotan panjang atau alat pembersih botol bayi.

Untuk bahan pembersih, siapkan larutan air panas, cuka putih, baking soda, air lemon, atau cairan sanitasi khusus. Pastikan juga Anda bekerja di area yang memiliki drainase baik, seperti dapur atau kamar mandi. Jangan lupa, cabut kabel dispenser dari listrik, terutama jika Anda akan membersihkan bagian elemen pemanas.

Langkah-langkah Membersihkan Lumut di Bagian Dalam Tangki

Langkah pertama adalah mematikan dispenser dan melepas galon air yang terpasang. Setelah itu, buka penutup tangki dan tuangkan sisa air yang ada di dalamnya hingga kosong. Isi tangki dengan air panas untuk membantu mematikan lumut dan melonggarkan lendir di dinding tangki. Diamkan selama beberapa menit agar panas bekerja maksimal.

Setelah itu, gunakan sikat atau spons untuk menggosok bagian yang berlumut. Lumut yang terkena air panas biasanya lebih mudah terangkat. Jika lumut masih sulit hilang, tambahkan larutan cuka putih atau baking soda untuk pembersihan alami.

Untuk membersihkan saluran air, jalankan air panas melalui keran dispenser agar lumut dan kotoran yang menempel di dalam pipa ikut larut dan keluar. Setelah selesai, bilas tangki dan saluran dengan air bersih beberapa kali hingga tidak ada bau cuka atau residu lainnya.

Membersihkan Bagian Luar, Keran, dan Tutup Galon

Selain bagian dalam tangki, bagian luar dispenser juga perlu dibersihkan secara rutin. Keran dispenser adalah bagian yang sering disentuh dan menjadi sumber bakteri. Lepaskan keran dan rendam dalam air panas atau larutan cuka untuk menghilangkan kuman dan lumut kecil. Sikat bagian dalam keran, kemudian bilas hingga bersih sebelum dipasang kembali.

Jangan lupa untuk membersihkan tutup galon. Lap bagian mulut galon dengan air mengalir atau lap yang sudah diberi sedikit cuka. Ini untuk mencegah kotoran masuk ke dalam tangki saat galon dipasang.

Bagian luar dispenser, seperti body plastik dan piring penampung air, juga perlu dibersihkan. Gunakan sabun cair biasa dan lap lembut agar tidak merusak permukaan atau menimbulkan goresan.

Tips Pencegahan Agar Dispenser Tidak Mudah Berlumut

Setelah membersihkan dispenser, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mencegah lumut tumbuh kembali. Pertama, lakukan pembersihan ringan setiap kali mengganti galon, misalnya dengan mengeringkan tangki dan membersihkan tutup galon sebelum dipasang.

Kedua, hindari membiarkan air menggenang terlalu lama di dalam dispenser, terutama jika dispenser jarang digunakan. Ketiga, simpan dispenser di tempat yang tidak terlalu lembap dan jauh dari sumber panas seperti kompor. Udara dapur yang berminyak dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur.

Terakhir, pastikan air galon yang digunakan memiliki segel yang baik dan terjamin kebersihannya. Gunakan galon dengan tutup yang bersih dan pastikan tidak ada kerusakan sebelum dipasang di dispenser.

Kesimpulan: Kebersihan Dispenser untuk Kesehatan Keluarga

Menjaga kebersihan dispenser adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Dengan melakukan pembersihan secara rutin, Anda tidak hanya menjaga kualitas air yang dikonsumsi, tetapi juga melindungi kesehatan keluarga dari risiko kontaminasi bakteri dan mikroorganisme lainnya. Dengan langkah-langkah yang tepat, Anda bisa menikmati air bersih dari dispenser tanpa khawatir akan lumut atau bakteri yang mengancam.